LICIN Bersama BUMDes Kabupaten Kendal Perkuat Kerjasama Menggerakan Ekonomi Rakyat

LICIN Bersama BUMDes Kabupaten Kendal Perkuat Kerjasama Menggerakan Ekonomi Rakyat

3 Desember 2021 – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) kabupaten Kendal mengundang PT. GSI dalam program sosialisasi mengenai strategi pengembangan BUMDes untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga pedesaan. PT. GSI melalui LICIN sebagai platform teknologi berbasis blockchain yang mampu mendukung berbagai aktivitas masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, melakukan sosialisasi ke direktur BUMDes se-kabupaten Kendal untuk menanamkan kesadaraan masyarakat, mengenai bahaya membuang minyak jelantah yang tidak bijak, serta pemanfaatan limbah minyak jelantah yang dapat ditukar menjadi rupiah.  

Sosialisasi yang dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 1 Desember 2021 dan 3 Desember 2021, digunakan sebagai kesempatan untuk memperkuat kerjasama dalam menggerakkan ekonomi rakyat melalui program LICIN yaitu, menukar minyak jelantah menjadi rupiah yang diharapkan mampu menambah income masyarakat melalui minyak jelantah yang ditukarkan. 

Dari hasil sosialisasi tersebut, terdapat beberapa desa yang tertarik bergabung menjadi agen dan bekerjasama dengan LICIN. Mereka tertarik untuk bergabung dengan LICIN karena keuntungan yang bisa mereka dapatkan diantaranya yaitu, adanya pelayanan jasa penjemputan minyak jelantah secara gratis hanya dengan menggunakan aplikasi LICIN di smartphone dan adanya sembako murah yang dapat ditukar menggunakan poin dari minyak jelantah yang ditukarkan lewat aplikasi. 

Sehingga dengan adanya kegiatan sosialisasi LICIN bersama BUMDes kabupaten Kendal mengenai pemanfaatan limbah minyak jelantah yang ternyata bisa ditukar dengan rupiah, dapat meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa khususnya di kabupaten Kendal. 

Kamu juga bisa ikut menjadi bagian dari penyelamat lingkungan bersama LICIN, dan merasakan manfaat menukarkan limbah menjadi berkah dengan men-download aplikasi LICIN di playstore https://play.google.com/store/apps/details?id=love.licin.aplikasi licin  atau daftar di website https://app.licin.love lalu gunakan fitur “Tukar Sekarang” dalam aplikasi untuk menukarkan limbah jelantah menjadi rupiah. Tidak hanya minyak bekas pakai, jika kamu memiliki botol air minum bekas, kamu pun juga bisa menukarkannya! 

Yuk ikuti Instagram LICIN untuk mendapatkan update berita terbaru LICIN dengan klik https://www.instargram.com/licin.lovemengenai gerakan penyelamatan lingkungan bersama LICIN!

Melalui Program Bantu Ibu, LICIN Melakukan Sosialisasi ke Ibu-Ibu PKK Kecamatan Semarang Timur

Melalui Program Bantu Ibu, LICIN Melakukan Sosialisasi ke Ibu-Ibu PKK Kecamatan Semarang Timur 

 

 

27 November 2021 — Bantu Ibu, Pengasuh Masa Depan merupakan tagline yang LICIN Indonesia gunakan untuk membantu para ibu, agar lebih bisa menjaga keluarganya sambil menjaga lingkungan, sekaligus ikut berpartisipasi mengolah limbah minyak goreng secara efisien, demi mewujudkan lingkungan yang lebih baik. 

Melalui sosialisasi team LICIN kepada para ibu-ibu PKK Semarang Timur pada 12 November 2021 lalu, menggarisbawahi pentingnya memanfaatkan minyak jelantah untuk TIDAK begitu saja dibuang, karena akan berakibat pada pencemaran lingkungan, mengingat saat ini masih seringkali kita jumpai banyak masyarakat yang membuang minyak jelantah ke saluran air, ataupun ke selokan yang menimbulkan bau tidak sedap dan juga pencemaran air tanah. Untuk itu, melalui LICIN, kami mengajak ibu-ibu PKK sebagai ujung tombak pengasuh keluarga, serta masa depan untuk menyelamatkan lingkungan, dimana kebanyakan orang masih belum menyadari bahwa minyak jelantah yang dibuang, bisa ditukarkan dengan sesuatu yang lebih bermanfaat untuk diri sendiri maupun untuk lingkungan. 

Oleh sebab itu, LICIN hadir untuk mempermudah pendistribusian pengelolaan jelantah dengan menggunakan platform online yang dapat diakses setiap waktu, demi mengurangi limbah yang mencemari kualitas air dan lingkungan. Selain itu, LICIN mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat, dengan bergabung menjadi mitra LICIN. Dengan diadakannya sosialisasi LICIN mengenai pentingnya kita menyelamatkan lingkungan, ditambah dengan kemudahan dengan adanya fitur antar jemput melalui aplikasi, membuat antusiasme para ibu-ibu PKK Semarang Timur ini semakin bertambah. Hal tersebut dibuktikan sebanyak 25 anggota Team Ibu-Ibu PKK menjadi member LICIN, untuk bekerjasama dalam misi penyelamatan lingkungan.

Kamu juga bisa ikut menjadi bagian dari penyelamat lingkungan bersama LICIN, dan merasakan manfaat menukarkan limbah menjadi berkah dengan mendownload aplikasi LICIN di playstore https://play.google.com/store/apps/details?id=love.licin.aplikasi licin  atau daftar di website https://app.licin.love lalu gunakan fitur “Tukar Sekarang” dalam aplikasi untuk menukarkan limbah jelantah menjadi rupiah. Tidak hanya minyak bekas pakai, jika kamu memiliki botol air minum bekas, kamu pun juga bisa menukarkannya! 

Ikuti LICIN sekarang melalui instagram pada https://www.instargram.com/licin.love untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai gerakan penyelamatan lingkungan bersama LICIN!

 

 

40 kg Minyak Jelantah Terkumpul Saat Sosialisasi LICIN Bersama UMKM Sumurejo

40 kg Minyak Jelantah Terkumpul Saat Sosialisasi LICIN Bersama UMKM Sumurejo 

Foto Penyerahan Minyak Jelantah Kepada Team LICIN

 

Indonesia sebagai salah satu negara dengan pengguna dan penghasil minyak sawit terbesar di dunia sejak 2006, Menurut Data Index Mundi. Pada 2019, produksi sawit Indonesia mencapai 43,5 juta ton dengan pertumbuhan rata-rata 3,61 persen per tahun. Di satu sisi, masyarakat Indonesia sering kali mengabaikan satu aspek yang penting yaitu, pembuangannya. Kebiasaan lama membuang minyak jelantah ke saluran pembuangan atau tanah tentunya sangat tidak ramah bagi lingkungan. Penggunaan minyak jelantah secara terus menerus tidak hanya berdampak buruk bagi lingkungan tetapi juga memberikan dampak yang tidak baik bagi kesehatan.

Sehingga kegiatan sosialisasi LICIN di UMKM Sumurejo Semarang ini penting dilakukan untuk menanamkan kesadaraan masyarakat, mengenai bahaya penggunaan minyak jelantah secara terus menerus dan dampak pembuangan minyak jelantah yang tidak bijak, dapat menimbulkan masalah kesehatan dan lingkungan. Serta pemanfaatan limbah minyak jelantah yang dapat ditukar menjadi rupiah dengan menggunakan aplikasi LICIN. Adapun cara untuk memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi berkah yaitu, bisa ditukarkan menjadi rupiah atau ditukar dengan produk bahan makanan seperti mie instan, kecap, dan produk lainnya. 

Sosialisasi yang dilakukan oleh team LICIN pada tanggal 9 November 2021 tersebut, dimulai dengan menjelaskan apa itu LICIN, bagaimana cara untuk menukarkan minyak jelantah menjadi berkah, serta menjelaskan bagaimana cara bergabung menjadi member LICIN. Hasil akhir dari sosialisasi ini, Team LICIN berhasil mengumpulkan -+ 40 kg minyak jelantah dan sebanyak 25 anggota UMKM Sumurejo tergabung menjadi member LICIN. 

Sosialisasi ini sukses dilaksanakan berkat dukungan para anggota UMKM Sumurejo. Sehingga setelah kegiatan sosialisasi dilaksanakan, diharapkan kesadaran masyarakat mengenai lingkungan untuk tidak membuang limbah minyak jelantah secara sembarangan semakin bertambah. Selain itu, dengan adanya penambahan wawasan masyarakat mengenai pemanfaatan limbah minyak jelantah yang ternyata bisa ditukar dengan rupiah bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan tambahan income melalui minyak jelantah yang ditukarkan. 

Kamu dapat melakukan bagian untuk berkontribusi pada lingkungan yang lebih sehat dan dunia yang lebih hijau bersama LICIN. Karena sejak 2021, LICIN telah membantu ratusan orang untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari rumah dengan pemanfaatan minyak jelantah yang ditukarkan menjadi rupiah. LICIN juga telah mengumpulkan lebih dari 5 ton minyak jelantah atau setara dengan 5 miliar liter. Minyak jelantah tersebut nantinya akan diolah menjadi bahan bakar biodiesel. Sudah banyak keuntungan dan dampak positif yang akan kamu dapatkan apabila bergabung dengan LICIN, yakin masih gak mau gabung? 

 

Langsung daftar aja disini https://app.licin.love/ atau unduh aplikasi LICIN di playstore sekarang juga!

ZERO-WASTE ALA LICIN

ZERO-WASTE ALA LICIN

Kehadiran gerakan zero-waste telah mendapatkan momentumnya dalam mempengaruhi masyarakat untuk mulai peduli lingkungan.Tak terkecuali di Indonesia sebagai salah satu negara dengan pengguna dan penghasil minyak sawit terbesar di dunia sejak 2006, Menurut Data Index Mundi. Pada 2019, produksi sawit Indonesia mencapai 43,5 juta ton dengan pertumbuhan rata-rata 3,61 persen per tahun. Hal tersebut didukung oleh ketersediaan lahan perkebunan kelapa sawit Indonesia yang seluas 16,381 juta hektare. Disatu sisi, masyarakat Indonesia sering kali mengabaikan satu aspek yang penting yaitu, pembuangannya. Kebiasaan lama dengan membuang minyak jelantah ke saluran pembuangan jelaslah sangat tidak ramah bagi lingkungan. 

Langkah terbaik, dan benar, yang harus dilakukan dengan minyak jelantah kamu adalah mendaur ulangnya dengan penyedia layanan yang memiliki reputasi baik. Proses ini sederhana dan dapat memiliki dampak jangka panjang terhadap lingkungan.

Sebagai sebuah startup yang hadir untuk membantu menangani pencemaran lingkungan dari limbah yang dibuang tanpa pengolahan yang tepat, LICIN mengumpulkan limbah jelantah kemudian disalurkan ke perusahaan biodiesel untuk diolah secara tepat guna. Berikut beberapa manfaat mendaur ulang minyak jelantah bagi lingkungan:

1. Mengolah Minyak Jelantah Menjadi Biodiesel

LICIN Indonesia dengan program “Mendapatkan penghasilan tambahan dari rumah dengan pemanfaatan sampah”, telah mengumpulkan lebih dari 6 ton minyak jelantah. Kemudian, mengapa dikumpulkan dan kemana akan dibuat apa nantinya? Ketika ditangani dengan benar, hal tersebut dapat membantu berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih dan aman. Minyak jelantah dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan untuk menghasilkan dua jenis bahan bakar yaitu biodiesel dan bahan bakar terbarukan.

Biodiesel adalah diesel tambahan untuk minyak bumi yang dapat membantu menggerakkan truk dan kereta api. Ini juga dapat membantu mengurangi ketergantungan dunia pada sumber daya yang terbatas seperti bahan bakar minyak bumi yang lebih berbahaya bagi lingkungan karena menghasilkan lebih sedikit emisi gas rumah kaca 

Upaya mendaur ulang minyak goreng bekas untuk dapat digunakan kembali menjadi biodiesel, dan karena diesel terbarukan adalah bahan bakar yang lebih bersih pembakarannya yang telah terbukti mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 85 persen menurut Asosiasi Render Amerika Utara. Sehingga dengan bermitra dengan pendaur ulang minyak goreng bekas, kamu dapat membantu secara signifikan mengurangi emisi gas rumah kaca dan menurunkan jejak karbon dunia.

2. Mencegah saluran pembuangan dan luapan limbah

Seringkali membuang minyak goreng panas ke wastafel atau saluran pembuangan air merupakan hal yang wajar, tetapi justru sebaliknya. Saat minyak mendingin, minyak akan mengeras dan akhirnya akan menyumbat saluran pembuangan kamu. Menuangkan minyak ke saluran pembuangan adalah cara yang salah karena mengakibatkan penyumbatan dan kerugian lainnya, sehingga akan membutuhkan layanan pipa untuk memperbaikinya. Hal ini juga dapat menyebabkan luapan limbah yang akan merembes ke halaman teras atau jalanan rumah kamu, yang dapat menyebabkan denda yang mahal.

3. Mengurangi tempat pembuangan sampah

Sebagian dari kamu mungkin berpikir bahwa membuang minyak goreng bekas ke tempat sampah adalah pilihan yang tepat. Meskipun hal tersebut tidak memberikan efek langsung yang berbahaya dengan menuangkannya ke saluran pembuangan, itu masih merupakan cara yang buruk dan tidak bertanggung jawab untuk menangani minyak. 

Tidak hanya membuang sumber daya yang berharga dan dapat digunakan kembali, hal itu meningkatkan pembuangan TPA dan masih dapat berakhir di sistem pembuangan limbah atau badan air yang dapat menyebabkan masalah bagi satwa liar.

Selain itu, sementara minyak yang mengeras itu berada di tempat sampah kamu menunggu untuk diangkut, pada akhirnya akan menimbulkan bau busuk dan dapat menarik hewan pengerat. Hal ini juga memungkinkan jika kamu memilih untuk mengomposkan minyak goreng bekas, karena membutuhkan waktu lebih lama untuk terurai dan dapat mengurangi aliran udara melalui kompos.

4. Minyak Jelantah Jadi Pakan Ternak

Mendaur ulang minyak goreng bekas juga membantu meningkatkan pakan ternak. Minyak jelantah adalah pengganti jagung yang umum karena nutrisinya bertindak sebagai sumber kalori alternatif. Padahal, nutrisi tersebut menurut artikel online DAR Pro bisa mengandung energi 2,25x lebih banyak dari jagung. Ini sangat bermanfaat untuk peternakan babi dan unggas yang terletak di daerah dengan cuaca panas yang mendorong ternak untuk makan lebih sedikit. Nutrisi ini memberikan lebih banyak energi dan kalori dalam jumlah makanan yang lebih sedikit, membantu menjaga ternak tetap sehat meskipun cuaca yang tidak menentu.

Seperti yang mungkin sudah kamu ketahui sekarang, ada beberapa manfaat mendaur ulang minyak jelantah. Ada juga beberapa konsekuensi negatif dari pembuangan yang tidak tepat. Mendaur ulang minyak jelantah dengan benar akan memiliki efek positif yang bertahan lama terhadap lingkungan dengan mengurangi emisi, menurunkan jejak karbon kamu, dan membantu menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan. Sehingga penting untuk mempertimbangkan apa yang harus dilakukan dengan minyak jelantah kamu, pikirkan nilai yang sangat besar dan manfaat jangka panjang bagi lingkungan untuk mendaur ulangnya.

Kamu dapat melakukan bagian untuk berkontribusi pada lingkungan yang lebih sehat dan dunia yang lebih hijau bersama LICIN. Karena sejak 2021, LICIN telah membantu ratusan orang untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari rumah dengan pemanfaatan minyak jelantah yang ditukarkan menjadi rupiah. LICIN juga telah mengumpulkan lebih dari 5 ton minyak jelantah atau setara dengan 5 miliar liter. Minyak jelantah tersebut nantinya akan diolah menjadi bahan bakar biodiesel. Sudah banyak keuntungan dan dampak positif yang akan kamu dapatkan apabila bergabung dengan LICIN, yakin masih gak mau gabung?

Langsung daftar aja disini https://app.licin.love/ atau unduh aplikasi LICIN di playstore sekarang juga!

Sosialisasi LICIN di UMKM Semarang Bisa

Sosialisasi LICIN di UMKM Semarang Bisa

7 November 2021 LICIN kembali melakukan sosialisasi akan pentingnya pengolahan minyak jelantah menjadi bahan yang tepat guna, salah satunya dengan mengubah minyak jelantah menjadi biodiesel. Kali ini LICIN melakukan sosialisasi di UMKM Semarang Bisa, yang dihadiri oleh lebih dari 50 anggota UMKM. 

Sosialisasi ini diperlukan demi menanamkan mindset kepada anggota UMKM Semarang Bisa mengenai pentingnya menjaga lingkungan, dengan tidak membuang minyak jelantah ke saluran pembuangan. Selain itu, sosialisasi dengan pemaparan poin mengenai satu langkah kecil yang dilakukan dengan menukarkan minyak jelantah tidak terpakai mampu memberikan dampak positif yang besar bagi lingkungan. Sehingga sebagai bentuk tanggung jawab sosial saat ini, perlu memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat untuk ikut berkontribusi pada lingkungan yang lebih berkelanjutan dan masa depan yang lebih sehat.

Hasil akhir dari sosialisasi ini, 50 anggota UMKM di Semarang Bisa bergabung menjadi member LICIN. Ketertarikan para anggota UMKM di Semarang Bisa ini, diharapkan mampu membuat lingkungan yang lebih baik dan membantu masyarakat indonesia meningkatkan perekonomian dengan menjual minyak jelantah atau dapat menukarkan jelantahnya dengan berbagai produk kebutuhan rumah tangga, seperti mie instan dan produk frozen food yang dapat digunakan sehari-hari.

Follow up questions:

  1. Dihadiri oleh berapa orang 
  2. Menjelaskan apa saja 
  3. Yang melakukan presentasi (posisi jabatan sbg apa)
  4. Lokasi tempat sosialisasi
  5. UMKM nya kebanyakan bergerak di bidang apa

Indonesia vs Perubahan Iklim: Komitmen Indonesia dalam COP26 Glasgow

Indonesia vs Perubahan Iklim: Komitmen Indonesia dalam COP26 Glasgow

COP26 atau Conference of the Parties ke 26 merupakan pertemuan seluruh pemimpin dunia, menteri, perwakilan dari masyarakat sipil, bisnis, organisasi internasional, dan media untuk hadir di Glasgow, membicarakan aksi iklim global. Menggaris bawahi adanya peluang untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat, dan emisi global harus berkurang setengahnya pada tahun 2030 dan mencapai ‘nol bersih’ pada tahun 2050.

Indonesia dalam hal ini telah berkomitmen akan mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060. Komitmen tersebut disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, bahwa Indonesia akan berusaha untuk merealisasikannya lebih cepat. Hal tersebut bisa diukur dari total emisi yang berasal dari energi dan industri, serta pengelolaan limbah. Selain itu, Indonesia juga menekankan pentingnya sustainability atau keberlanjutan dalam pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai untuk menghentikan perubahan iklim melalui beberapa kebijakan di lapangan dalam mempercepat realisasi.

Indonesia menyadari akan pentingnya untuk ikut berkomitmen dalam menghentikan perubahan iklim. Presiden Jokowi dalam sambutannya pada COP26 World Leaders Summit on Climate Change, menegaskan bahwa perubahan iklim merupakan ancaman besar bagi kemakmuran dan pembangunan global, dimana solidaritas global, kemitraan, kerjasama dan kolaborasi menjadi kunci untuk mengatasi masalah tersebut.
LICIN sebagai sebuah startup yang hadir untuk membantu menangani pencemaran lingkungan dari limbah yang dibuang tanpa pengolahan yang tepat. Dengan mengumpulkan limbah jelantah kemudian disalurkan ke perusahaan biodiesel untuk diolah secara tepat guna.
Secara langsung LICIN telah membantu pemerintah Indonesia dalam mewujudkan komitmen Indonesia untuk mencapai emisi nol bersih tahun 2060, dengan mengedepankan prinsip sustainability di lingkup terkecil yaitu rumah tangga, yang mampu berdampak besar dalam menekan perubahan iklim. Mari bergabung dengan LICIN dan tukarkan minyak jelantah tidak terpakai kamu untuk membantu dalam mewujudkan emisi nol bersih pada tahun 2060.

Ikut Menyelamatkan Bumi Sambil Rebahan. Emang Bisa?

Ikut Menyelamatkan Bumi Sambil Rebahan. Emang Bisa?

Wahai para kaum rebahan, tau gak sih hobi rebahan kamu ternyata bisa membuat perubahan besar lho! Yap benar kamu tidak salah dengar, karena sejatinya setiap manusia di bumi, bahkan orang yang paling acuh, paling mager di antara kita adalah bagian dari solusi. Untungnya, ada beberapa hal super mudah yang bisa kita terapkan ke dalam rutinitas kita, jika kita semua melakukannya, akan membuat perbedaan besar.

Berikut adalah hal-hal yang bisa kamu lakukan:

1. Bagikan, jangan hanya dilike saja!
Jika kamu melihat postingan media sosial yang menarik tentang perubahan iklim, bagikan agar para followers media sosial kamu juga melihatnya.
2. Speak up!
Mintalah otoritas lokal dan nasional kamu untuk terlibat dalam inisiatif yang tidak merugikan orang atau planet ini.
3. Shop local
Mendukung bisnis lokal atau berbelanjalah di toko dekat rumah kamu. Hal tersebut membuat orang tetap bekerja dan membantu mencegah truk mengemudi jarak jauh.
4. Mengimbangi sisa emisi karbon Kamu!
Kamu dapat menghitung jejak karbon Kamu. Dengan cara ini, Kamu membantu mengurangi emisi global lebih cepat!
5. Cobalah untuk mengurangi sampah, karena sebagian besar sampah berakhir di lautan kita antara kita adalah bagian dari solusi. Untungnya, ada beberapa hal super mudah yang bisa kita terapkan ke dalam rutinitas kita, jika kita semua melakukannya, akan membuat perbedaan besar.
6. Sumbangkan apa yang tidak kamu gunakan.
Badan amal lokal akan memberikan kehidupan baru pada pakaian, buku, dan furnitur bekas Kamu.

Melakukan hal-hal diatas sangat effortless bukan? Tapi siapa sangka hal tersebut mampu memberikan dampak yang besar bagi banyak orang dan yang lebih penting lagi yaitu bagi bumi kita. Tahukah kamu? Ada satu upaya kecil lainnya yang bisa kamu lakukan dari dapur rumah kamu, yaitu dengan menukarkan minyak jelantah kamu di LICIN.

Kenapa harus LICIN? 

Karena LICIN telah mengumpulkan lebih dari 5 ton minyak jelantah atau setara dengan 5 miliar liter. Minyak jelantah tersebut nantinya akan diolah menjadi bahan bakar biodiesel. Yang tentunya akan berdampak positif bagi lingkungan. Menurut research yang dilakukan oleh katadata insight center, penggunaan setiap 1,64 miliar liter minyak jelantah mampu mengurangi 6 juta ton emisi gas rumah kaca, menyelamatkan 321 ribu hektare hutan dari ekspansi sawit/tahun, dan mampu mengurangi pencemaran tanah. 

Tidak hanya itu, sejak 2021, LICIN juga telah membantu ratusan orang untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari rumah dengan pemanfaatan minyak jelantah. Jadi, untuk menyelamatkan bumi dari perubahan iklim tidak harus dengan langkah yang besar, nyatanya dengan menyumbangkan sisa minyak jelantah yang kamu miliki, bisa menyelamatkan bumi dari ancaman kiamat iklim. Selain itu, yang lebih BERKAH nya lagi, kamu akan mendapatkan penghasilan dari minyak jelantah yang kamu tukarkan. Udah banyak keuntungan dan dampak positif yang akan kamu dapatkan apabila bergabung dengan LICIN, yakin masih gak mau gabung? 

Langsung daftar aja disini https://app.licin.love/ atau unduh aplikasi LICIN lewat playstore sekarang juga!

Krisis Pemanasan Global, Coldplay Ajak Jokowi Selamatkan Lingkungan

Krisis Pemanasan Global, Coldplay Ajak Jokowi Selamatkan Lingkungan

Saat ini dunia tengah mengalami krisis global akibat perubahan iklim. Hal ini disebabkan oleh efek gas rumah kaca yang terperangkap di permukaan bumi, sehingga mengakibatkan suhu bumi meningkat.

Menurut United Nations Framework Convention on Climate Change perubahan iklim global baik secara langsung atau tidak langsung dipengaruhi oleh aktivitas manusia, seperti pembakaran batu bara, penebangan hutan (deforestasi), meningkatnya gas metana dari peternakan, dan emisi gas rumah kaca dari sampah. Berdasarkan Data Kementrian Lingkungan Hidup, rata-rata orang diperkotaan di Indonesia pada tahun 1995 menghasilkan sampah 0,8 kg/hari dan terus meningkat hingga 1 kg per orang per hari pada tahun 2000. Diperkirakan timbunan sampah pada tahun 2020 untuk tiap orang per hari adalah sebesar 2,1 kg.

Dengan keadaan seperti ini tidak heran jika band asal Inggris, Coldplay menyuarakan ajakannya kepada orang nomor 1 di Indonesia, Presiden Joko Widodo melalui cuitan akun Twitter resminya. “@jokowi, maukah Anda bergabung dengan @bankimooncentre  dan koalisi pendukung klim Indonesia di #GlobalCitizenLive untuk membuat komitmen terhadap planet ini? Ke mana Anda memimpin, orang lain akan mengikuti.”

Hal ini pun membawa angin yang segar setelah pihak istana juga merespon ajakan baik band yang digawangi oleh 4 personil ini. “Presiden Jokowi telah menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen mencapai target-target Sustainable Development Goal (SDGs) di tahun 2030.” ungkap Fadjroel Rachman, juru bicara Presiden Joko Widodo, pada Selasa 21 September

Untuk mendukung gerakan pemerintah mengurangi sampah, LICIN turut serta mengajak masyarakat untuk mensukseskan program pengurangan sampah di Indonesia. Sampah yang terkumpul akan diolah secara tepat guna. Selain itu, sampah yang dikumpulkan kepada LICIN juga dapat ditukarkan dengan uang tunai atau keperluan sehari-hari.

Mari bergabung bersama LICIN membuat dampak secara nyata bagi lingkungan! Tukarkan sampahmu sekarang!

Solusi lewat Kolaborasi, LICIN Indonesia Gandeng Katon Indonesia Ajak Pelaku UMKM Tukar Jelantah dengan Logo dan Desain Kemasan

Solusi lewat Kolaborasi, LICIN Indonesia Gandeng Katon Indonesia Ajak Pelaku UMKM Tukar Jelantah dengan Logo dan Desain Kemasan

Salatiga, 11 September 2021- Bersama dengan Katon Indonesia, LICIN mengajak anggota Koperasi UMKM Tuntang, Salatiga, untuk lebih peduli lingkungan.

 

Pada agenda ini LICIN memberikan pemaparan tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak membuang limbah jelantah sembarangan. Jelantah hasil produksi UMKM dapat dikumpulkan dan ditukarkan dengan logo serta desain kemasan untuk rebranding produk UMKM. Jelantah yang sudah terkumpul ini nantinya akan diolah menjadi bahan bakar biodiesel.

Selain itu, untuk menjalin kerjasama yang lebih jauh lagi, para anggota Koperasi UMKM ini juga dapat menukarkan jelantahnya dengan berbagai produk kebutuhan rumah tangga, seperti mie instan dan produk frozen food yang dapat digunakan sehari-hari.

 

Dengan adanya agenda ini, diharapkan kerjasama LICIN dan Kelompok Koperasi UMKM Tuntang dan kelompok koperasi lain di Jawa Tengah dan Indonesia dapat terus berjalan untuk menyelamatkan pencemaran lingkungan dari limbah jelantah.